TEMBOK BATU

jumaat lalu,
hati bergaduh,
biar ku tumbuk tembok itu,
tangan pecah,
tembok masih utuh gagah,

mengaji itu perlu,
nak runtuh tembok batu,
dada mesti sebu dengan ilmu,
nafsu satu itu perlu jinak,
supaya akal tidak senak,

agar genggam ini dapat robohkan TEMBOK BATU.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s