Sepi seorang Aku

Dibirai katil itu, terduduk seorang aku, kesepian, kesedihan atau berangan menang loteri juta-juta barangkali. Dari jauh kelihatan seorang aku seperti menanti sesuatu yang semakin hampir, tubuhnya kaku, namun kardionya tetap mengempam darah menyeluruh anggota. Dahinya seperti diembun peluh setelah takut dan debar bercantum didalam jasad.

Sudah lama dipendamkan hati yang berahsia itu, yang mungkin remuk melanggar sebuah cinta dari manusia berdada bukit. Matanya memandang tingkap yang baginya televisi HD kesayangan yang bersiaran jalan raya. Setiap hari siarannya tanpa gangguan dan tiada sebarang iklan yang menipu. Itulah teman seorang aku sejak dulu. Tubuhnya seperti digari rantai halimunan, tak bergerak, pegun melihat siaran HD yang dihiasi pelbagai jenis dan warna kenderaan, adakalanya kelibat manusia juga ada. Seorang aku menonton televisi HD tanpa kedip dimata.

tiba-tiba,
televisi yang mengisi ruang sunyi jiwanya itu gelap, hanya dengan tiba-tiba. Cahaya televisi gelap tanpa isyarat transional cahaya. terus padam. Suana diserapi wangi yang luar biasa, menambah kelajuan jantungnya mengagih darah. Seorang Aku tahu itu bukan malam, kerana darah yang dipam dari jantungnya terasa panas. Epedermis kulitnya terasa sesuatu yang beku, seorang aku pasrah, dan tahu masanya telah tiba untuk dia pula.

Sesusuk tubuh gadis menutup tingkap bersama langsir hitam yang dikatup rapat untuk mengokong cahaya yang membawa pandangan dari luar masuk kekamar seorang aku. Bokser sendat yang membalut peha gebu dirapatkan kemuka seorang aku. Telinga seorang aku dibisik halus “b..sayang disini”. Seorang aku terkesima, dan matanya terpejam.

dalam jiwanya senyum mungkin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s